Change

Innallaha layughoyyiru mabiqoumin hatta Yughyyiru ma bi anfusihim,..(Al Ayah). 

Ayat ini seringkali di gunakan oleh Bungkarno untuk mendidik Rakyatnya di indonesia kala itu. Sebuah bangsa, komunitas, perkumpulan organisasi   dll. Tidak akan pernah berubah kecuali Ada upaya untuk merubahnya, Dan seterusnya 

Hal ini berlaku untuk segala hal tentang teori perubahan, termasuk kutipan "Sejarah sebuah bangsa adalah sejarah anak muda, apabila anak muda "mati rasa", maka hilanglah sejarah sebuah bangsa, (pramudya ananta toer) kalimat pram lebih menitik beratkan kepada sosok 'pemuda' yang barang tentu, di sejarah dunia manapun, Kita tahu yang identik melakukan perubahan yang Maha dahsyat, adalah para kawula Muda. Karna Sejarah Tak terbantahkan peran anak muda beserta kiprahnya. So Hari demi Hari terus Ada perubahan zaman yang Sangat cepat, pergeseran nilai, bertambahnya tantangan, hingga Distrupstion Pada dunia Global maka hanya Ada Cara mengambil sikap, yakni Kita sebagai umat manusia mempunyai keniscayaan untuk menyongsong perubahan atau Kita di tindas oleh zaman karna sudah tidak relefan.. 

oleh Zia Khakim 
(14/04/2018)

Reaksi:
Berikan Reaksimu Tentang Artikel di Atas Dengan Men-Checklist Reaksi Ini

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »