4 Tanda Amal Ibadah Kamu Diterima oleh Allah

Tulisan ini dibuat berdasarkan materi khutbah Jumat di masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tanggal 17 Mei 2019.

Sahabat, selama hidup ini, entah sudah berapa kali kita melakukan amal ibadah kepada Allah SWT. Baik itu sholat, puasa, zakat, sedekah, haji, dan lain sebagainya. Khususnya di bulan romadhon ini, Amal ibadah kita meningkat dan bertambah banyak. Namun, apakah semua amal ibadah yang telah kita lakukan itu diterima oleh Allah?


Berikut ini adalah tanda-tanda amal ibadah kamu diterima Allah:


1. Ikhlas disertai rasa khawatir kalau amal ibadah kamu tidak diterima Allah.

Selain ikhlas, hadirnya rasa khawatir dalam beribadah adalah suatu pertanda baik yang akan memacu anda untuk terus belajar, berhati-hati dan lebih meningkatkan kualitas ibadah. Jika tidak ada kekhawatiran kalau amal ibadahnya akan tertolah, hal itu dapat membuat seseorang cepat puas dengan ibadahnya, cenderung tidak berhati-hati, meremehkan, dan bahkan tidak ada peningkatan dalam khalitas ibadah dan pembelajarannya.

2. Merasa amal ibadah yang sudah kamu lakukan itu kecil.

Tanda kedua ketika amal ibadah kita diterima oleh Allah adalah ketika kita merasa kecil dengan ibadah yang telah kita lakukan. Ketika kita merasa amal ibadah kita sudah besar, hal itu merupakan tanda-tanda bahaya akan ditolaknya amal ibadah kita. Bisa jadi hal itu adalah tanda kalau kita telah sombong, kemudian enggan meningkatkan amal ibadah kita. Bisa jadi juga hal itu adalah tanda kalau kita kurang bersyukur atas besarnya nikmat Allah yang telah Allah anugerahkan kepada kita. 

Sebesar dan sebanyak apapun amal ibadah kita, itu belum apa-apanya bila dibandingkan dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Olehkarena itu, jika kita merasa kalau amal ibadah kita masih kecil, terlalu kecil, justru itu adalah tanda-tanda yang baik jika amal ibadah kita diterima oleh Allah. 

 Selain itu, jika kita merasa amal ibadah kita kecil, kita akan memiliki motivasi untuk meningkatkan amal ibadah kita di kemudian hari.

3. Kamu mencintai orang-orang yang berbuat baik dan kamu membenci orang-orang yang berbuat buruk.

Ciri ketiga dari diterimanya amal ibadah kita adalah, timbulnya rasa cinta kepada orang-orang yang berbuat baik, dan rasa benci kepada orang-orang yang berbuat buruk. 

4. Kamu dimudahkan dalam berbuat baik dan dipersulit ketika ingin berbuat buruk

Pernahkah di hati kita terbesit untuk berbuat sesuatu hal yang buruk (maksiat) kemudian, disaat kita ingin melakukannya, entah bagaimana, selalu saja ada hambatan? Misalnya saja disaat kita ingin mencontek, berbuat curang saat ujian, ada aja halangannya. Itu adalah pertanda baik bahwa amal ibadah kamu diterima oleh Allah SWT. Sehingga Allah melindungi mu dari berbuat buruk.

Lain halnya jika ketika kamu berniat ingin berbuat buruk, kemudian kamu dengan enjoy dan lancarnya dapat melakukan niat buruk mu. Jangan-jangan itu pertanda kalau amal ibadahmu selama ini belum diterima oleh Allah SWT.



Ditulis oleh: Muhammad Galih Wonoseto
Reaksi:
Berikan Reaksimu Tentang Artikel di Atas Dengan Men-Checklist Reaksi Ini

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »