Kejar Target Proyek Tol, Karyawan Beberkan Semuanya

Ikikaf bareng pegawai bintang 12, sub kontraktor Waskita yg menangani jalan tol Batang-Semarang. Dia cerita kalo lg dikejar target mudik lebaran jalan harus udh bisa dilewati pemudik. Kalo ada wartawan datang, jalan harus udah mulus semua. Itu instruksi langsung dari menteri.


Padahal, secara teori, tanah yg baru di Uruk harus didiamkan beberapa saat dulu, agar tanah stabil, baru di cor. Setelah di cor, dan kering, tidak boleh langsung dilewati, harus didiamkan beberapa saat dulu, biar semennya "matang".

Tapi semua itu diterabas, diabaikan, demi sebuah citra dihadapan manusia dan media.

Akibatnya apa?
Saat jalan baru itu dilalui pemudik nanti, pasti jalan akan langsung rusak kembali dg seketika. Kemudian, butuh anggaran lg buat memperbaikinya. (Seharusnya anggaran perbaikan ini tidak perlu ada jika mau bersabar menunggu tanah stabil, menunggu semen matang). Ini namanya mubadzir. Udah dananya dari hutang, pemanfaatannya tidak efisien hanya karena mementingkan pencitraan.

Wajar terjadi banyak kasus kecelakaan kerja, jembatan roboh, dll, di proyek infrastruktur kalo cara kerjanya kyk gini.


Reaksi:
Berikan Reaksimu Tentang Artikel di Atas Dengan Men-Checklist Reaksi Ini

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »