Istilah istilah dalam Datamining





1. Preprocessing


Preprocessing adalah tahap awal dalam pengolahan data sebemum diproses. Mengapa perlu preprocessing? Karena sering kali data yang kita dapat belum optimal/belum sesuai/belum dapat diolah secara baik dalam proses data mining. 

Contoh kasus: Misalnya data jenis kelamin. Ada yang mengisi Pria, ada yang mengisi Laki-Laki, ada pula yang mengisi Ikhwan. Ketiga kata tersebut sebenarnya bermakna sama namun ditulis dalam 3 bentuk yang berbeda. Sehingga perlu dilakukan preporcessing dulu agar hal tersebut dapat ditangani.



Di dalam data preprocessing, data disiapkan melalui beberapa tahap agar lebih berguna dan memiliki format yang lebih efisien. Langkah-langkah yang dilakukan dalam data preprocessing adalah kurang lebih sebagai berikut:


  • data cleaning
  • data integration
  • data reduction
  • data transformation



1.1. Data CleaningData Mining



Data Cleaning adalah



1. kNN
2. Data Cleaning
3. Bayes
4. Data Integration
5. K Means

K-Means merupakan algoritma klasterisasi yang mengelompokkan data berdasarkan titik pusat klaster (centroid) terdekat dengan data.


6. Data Transformation

7. Apriori

8. Normalisation
Normalisasi pada Data Mining adalah proses penskalaan nilai atribut dari data sehingga nilainya menjadi pada range tertentu. Hal ini berguna ketika data berada pada range berbeda dan sulit melihat apakah data tersebut memiliki kontribusi penting ketika proses learning selanjutnya.


9. K Medoids

10. Regresi

11. FP Growth

12. Logistic Regresion

13. Vertical Data Format

14. Klasifikasi

15. Supervised Learning

16. Linier Regresion

17. Klusterisasi

18. Binerisasi


19. Decision Tree


20. Multiple Linier Regresion


21. Unsupervised Learning


22. ID3


23. Diskretisasi


24. Ensemble Methods
25. Asosiasi
26. Text Mining
27. Reinforcement Learning
28. C.4.5
29. Data Stream
30. Fuzzy KNN every Class
31. DBScan
32. Agregasi
33. Preprocessing
34. Korelasi
35. Data Reduction
36. Fuzzy C Means
37. CART
38. Adaboost
39. Bagging
40. TF IDFx

Term Frequency (TF) 
Inverse Document Frequency (IDF)


Review Rapat Kerja Di Agro Wisata Amanah Karanganyar

Agro Wisata Amanah Karanganyar adalah tempat wisata sekaligus penginapan yang berlokasi di karanganyar, tepatnya di Jl. Raya Solo - Tawangmangu KM. 34, 3, RT. 01/03, Karang, Karangpandan, Karang Wetan, Karang, Kec. Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57791.

Agro Wisata Amanah Karanganyar memiliki luas lahan 9 hektar yang dimanfaatkan untuk kamar tidur, area outbound, kolam renanag anak, kolam renang dewasa, water boom, area persawahan, restoran, lapangan, dll.

Ini foto-foto Rapat Kerja di Agro Wisata Amanah Karanganyar



















Survey Metode Pembelajaran di Kelas terhadap Mahasiswa

Survey Metode Pembelajaran di Kelas terhadap Mahasiswa


1. Setujukah dengan metode pembelajaran Presentasi?
Forms response chart. Question title: 1. Setujukah dengan metode pembelajaran Presentasi?. Number of responses: 43 responses.

Beberapa alasan mahasiswa yang tidak setuju:
  • karena lewat presentasi lebih susah dipahami jika ada yg presentasi tp dia jg kurang paham
  • Karena materi yang akan dipresentasikan banyak mengandung rumus dan angka sehingga tidak cukup hanya dengan mendengarkan presentasi.
  • Karna kebanyakan mahasiswa hanya mempelajari materi yang menjadi bahan presentasinya dan tidak memperhatikan materi yang dibawakan oleh teman yang lain
  • Kurang efektif, karena dengan presentasi belum tentu semua mahasiswa mengerti dengan materinya
  • dikarenakan ketika mahasiswa mempresentasikan suatu materi dan materi tersebut kurang dipahaminya maka pembelajaran kurang efektif 


4. Setujukah dengan metode pembelajaran Kelompok (Anggota dan Ketua)?

Forms response chart. Question title: 4. Setujukah dengan metode pembelajaran Kelompok (Anggota dan Ketua)?. Number of responses: 43 responses.

7. Setujukah dengan metode penugasan pembuatan video youtube?

Forms response chart. Question title: 7. Setujukah dengan metode penugasan pembuatan video youtube?. Number of responses: 43 responses.

10. Setujukah dengan metode quiz kompetitif ?