Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Model komunikasi


Model komunikasi

a.       Filtering
yaitu upaya secara sengaja untuk memanipulasi informasi agar menjadi kelihatan lebih disukai penerima informasi atau dalam bentuk yang lebih ekstrim sering disebut ABS yaitu “asal bapak senang”. Semakin organisasi menggunakan pengaturan kerja yang kolaboratif dan kooperatif maka semakin persoalan filtering informasi ini akan menjadi semakin kecil.
Contoh:

b.      Emotional
Bagaimana perasaan penerima pesan pada saat dia menerima pesan akan mempengaruhi bagaimana dia menafsirkan pesan itu. Untuk ini sebaiknya dihindari untuk bereaksi pada suatu pesan pada saat perasaan seseorang sedang kecewa atau sedih sebab kemungkinan akan sulit bagi orang tersebut untuk berpikir secara rasional.
Contoh:

c.       Information overload
 yaitu suatu kondisi dimana seseorang menerima terlalu banyak informasi yang melebihi kemampuanya untuk memproses.
Contoh:

d.      Divensive
jika seseorang merasa terancam mereka cenderung bereaksi dengan cara yang dapat mengurangi kemampuan mereka untuk mencapai saling pengertian .
Contoh:

e.       Language
Bahasa merupakan unsur penting dalam komunikasi. Bila penerima pesan tidak memahami bahasa yang digunakan oleh pengirim pesan maka tidak akan terjadi komunikasi yang baik. Selain itu, bahasa memiliki keterbatasan tertentu, yang tidak dapat digambarkan semua maksud pengirim pesan. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan maksud pengirim pesan, sehingga mengakibatkan penerima pesan tidak dapat menangkap maksud pengirim pesan. Namun secara umum, hambatan komunikasi dapat dikelompokkan menjadi:
-          Hambatan individual, umumnya disebabkan oleh adanya perbedaan-perbedaan dalam hal ini: Perbedaan pengamatan, emosi, kurangnya kemampuan membaca, perbedaan status.
-          Hambatan Mekanis, hambatan yang muncul sebagai akibat dari: struktur organisasi, kurang jekasnya materi komunikasi.
-          Hambatan Fisik, hambatan komunikasi yang berasal dari lingkungan, misalnya jarak bicara yang berjauhan, angin, suara bising, dan sebagainya.
-         Hambatan Semantik, Hambatan ini berasal dari keterbatasan simbol-simbol (bahasa). Terkadang bahasa dapat menggambarkan maksud (ide) tertentu sehingga penerima sulit menerjemahkannya dalam proses decoding.
 Contoh:


f.       National culture
Setiap orang memiliki penafsiranyang berbeda-beda, sehingga penafsiran terhadap suatu pesan yang sama dapat berbeda-beda.
Contoh:

Posting Komentar untuk "Model komunikasi"

Berlangganan via Email