Hari Minggu atau Hari Ahad?

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh!
Bagaimana kabarnya nih sahabat sekalian, mungkin sudah jarang sekali kita mengkaji tentang persoalan hidup dan merumuskan jalannya menuju ridho sang pemilik setiap waktu.

Saya mencoba mengangkat hal – hal yang tidak berat untuk dicerna dan bisa langsung praktek. Hal ini merupakan hal yang kecil namun menjadi hal yang kurang baik dan berdampak terhadap yang namanya Aqidah kita. Yaitu mengenai persoalan Nama di dalam satu pekan yang sering kita terima dan dapat. Coba pasti ingat dengan nama ini senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu minggu. Eh... atau ahad. Nah loh . . . mana coba yang mau dipake, minggu atau ahad nih

Mari kita lihat dari segi bahasa dahulu. Nama hari yang kita kenal di Indonesia asal katanya dari bahasa Arab tahu tak? Coba kita lihat terjemahnya dengan seksama.
Hari senin asal katanya isnaini artinya dua
Selasa asal kata tsalasatun artinya tiga
Rabu asal kata arba’a artinya empat
Kamis asal kata Khomsah artinya lima
Jumat asal kata jama’ah artinya kumpul
Sabtu asal kata sabat (hari yang disucikan pada zaman Nabi Musa )
Dan terakhir adalah ahad artinya satu. Jadi hari pertama bukan senin tapi hari ahad atau sering dikenal dengan minggu. 
Sahabat sekalian tahu tidak kata minggu asal katanya dari mana dan kenapa deretan hari di Indonesia hampir semuanya menggunakan serapan bahasa arab namun kenapa hanya hari Ahad (minggu) yang berubah.


Kita berselancar sebentar kita dari sejarah dunia tentang bangsa romawi yang merupakan raksasa sebelum Nabi Muhammad Hadir tepatnya 3 tahun setelah kematian Yesus (menurut Orang Nasrani). Keterangan ini bisa dilihat buku The Davinci Code di dalam buku tersebut diterangkan bahwa pada masa Kaisar Romawi, kaum pagan dan Kristen mulai berperang karena penyebaran kaum Kristen yang mulai menyebar, sedangkan kaum pagan yang saat itu merupakan Agama asli bangsa Romawi merasa terancam. Kaum pagan adalah para penyembah matahari. Maka pendeta Konstantin mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Pendeta Konstantin mencoba menggabungkan kedua Agama tersebut dengan memasukan simbol - simbol kaum pagan pada kaum Kristen. Cara ini cukup ampuh untuk menyatukan kedua kaum ini dan berhasil mendamaikan penduduk romawi pada masa tersebut. Selain itu dimasukan juga ritual – ritualnya. sehingga hybrid dari kedua agama ini menghasilkan agama Kristen yang kita kenal sekarang. Terakhir menggeser hari sabat yahudi sebagai hari peribadatan Kristen menjadi hari Minggu Kaum pagan (Sun day).

Minggu adalah hari ketujuh dalam satu pekan. Menurut kalender ISO 8601. Kata minggu diambil dari Bahasa Portugis Domingo dan dari bahasa latin dies Dominicus, dia do Senhor atau hari tuhan kita. Penggunaan kata Minggu dimulai pada abad ke 19 dan awal abad ke 20. Sehingga kita kenal dengan nama Minggu dan dominggo sendiri artinya Tuhan dan merupakan simbol Tuhan bagi umat Nasrani.

Nah itu penjelasan mengenai hari minggu jadi hari minggu itu merupakan hal sakral bagi ummat Kristen untuk beribadah dan bagi kaum pagan adalah hari penyembahan terhadap dewa matahari. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan Sunday. Bagi kita sebagai umat Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wasalam kita perbaiki dengan menggunakan kata Ahad saja itu lebih baik. Mungkin kata minggu tidak jelek tapi khawatir akan menjadikan diri kita terbiasa dalam melafalkan yang mestinya diperuntukan kepada umat lain.

Sedikit mengingatkan bahwa bilal ketika disiksa oleh para kafir Quraisy hanya menyebutkan kata ahad dan tidak mau diganti dengan kata lain. Mari kita pertahankan kata ahad tersebut untuk meng-esa-kan Allah tuhan kita yang menguasai masa. Kata ahad didalam Al-Quran terdapat didalam surat Al-Ikhlas yang artinya katakanalah Allah yang Maha ESA. Jadi sudah jelaslah bahwa bagi umat Islam sebaiknya menggunakan kata ahad saja dari pada kata Minggu.

Jadi sekarang mau Ahad atau Minggu?
Argumenatasi yag lain dapat kita temukan pada pedoman hudup kita yaitu Al-quran kita temukan di Al- Baqoroh ayat 65:

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِينَ اعْتَدَوْا مِنْكُمْ فِي السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ [البقرة : 65]

Dan pada surat Al-Jumuah ayat 9.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ [الجمعة : 9]

Maaf kalau ada salah ya dalam menulis artikel ini. silahkan cari referensi yang lain supaya menambah keilmuan para pembaca.

2 Juni 2016 20:22
Reaksi:
Berikan Reaksimu Tentang Artikel di Atas Dengan Men-Checklist Reaksi Ini

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »